____°♡˚ WANITA AHLI SURGA ˚♡°____
“Edisi Lengkap”
بِسْــــــــــــــــــمِ
اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang
paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat
bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam
permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh
mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati. Dalam Al-Qur’an banyak
sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Di antaranya
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang
dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari
air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak
berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi
peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di
dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan
orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih
sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad : 15)
“Dan orang-orang yang paling dahulu beriman,
merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan
(kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari
orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.
Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan
di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap
muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil
dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan
buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka
inginkan.” (QS. Al-Waqi’ah : 10-21)
Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan
tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala kelak akan
mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang
banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang mulia, di antaranya :
“Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari
yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al-Waqi’ah :
22-23)
“Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari
yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia
sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak
pula oleh jin.” (QS. Ar-Rahman : 56)
“Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan
marjan.” (QS. Ar-Rahman : 58)
“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka
(bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan
penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al-Waqi’ah : 35-37)
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam
menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :
“ … seandainya salah seorang wanita penduduk Surga
menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk
Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah
dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia
dan isinya...” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu)
Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa
Sallam bersabda :
Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan
memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah
didengarkan oleh seorangpun. Di antara yang didendangkan oleh mereka : “Kami
adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia.
Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga mendendangkan :
“Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah
wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang
tinggal, tidak akan pergi.” (Shahih Al Jami’ nomor 1557)
___°♡˚ Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga ˚♡°___
Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan
laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana
dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?
Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah
dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga
dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga
lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli
Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah
dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia
miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
1. Bertakwa.
2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya,
Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang
baik maupun yang buruk.
3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah
kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan
shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang
mampu.
4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan
melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah
melihat dirinya.
5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah,
tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab
Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala
takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan
kepadanya.
6. Gemar membaca Al-Qur’an dan berusaha
memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang
dan berdoa kepada Allah semata.
7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada
keluarga dan masyarakat.
8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak
yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan
ternak yang dia miliki.
9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang
memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan
memaafkan orang yang mendhaliminya.
10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam
keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil
terhadap seluruh makhluk.
12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi
palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
13. Menepati janji dan amanah yang diberikan
kepadanya.
14. Berbakti kepada kedua orang tua.
15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya,
sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang
kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11
halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi
ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah
dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman :
“ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya,
niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya
sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang
besar...” (QS. An-Nisa’ : 13)
Wallahu A’lam Bish Shawwab.
_________________°♡°________________
___°♡˚ Para
Wanita Mendapatkan Apa di Surga Kelak? ˚♡°___
Pertanyaan :
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya:
“Pria mendapatkan istri-istri bidadari di Surga, lalu wanita mendapatkan apa?”
Jawaban :
Para wanita akan mendapatkan pria ahli Surga, dan
pria ahli Surga lebih afdhal dari pada bidadari. Pria yang paling baik ada di
antara pria ahli Surga. Dengan demikian, bagian wanita di Surga bisa jadi lebih
besar dan lebih banyak daripada bagian pria, dalam masalah pernikahan. Karena
wanita di dunia juga (bersuami) mereka mempunyai beberapa suami di Surga. Bila
wanita mempunyai 2 suami, ia diberi pilihan untuk memilih di antara keduanya,
dan ia akan memilih yang paling baik dari keduanya.
(Fatawa wa Durusul Haramil Makki, Syaikh Ibn
Utsaimin 1/132, yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami’ah lil Mar’atil Muslimah,
edisi bahasa Indonesia “Fatwa-fatwa tentang wanita”)
Pertanyaan :
Syaikh Abdullah bin Jibrin ditanya: “Ketika saya
membaca Al-Qur’an, saya mendapati banyak ayat-ayat yang memberi kabar gembira
bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dari kaum laki-laki, dengan balasan bidadari
yang cantik sekali. Adakah wanita mendapatkan ganti dari suaminya di akhirat,
karena penjelasan tentang kenikmatan Surga senantiasa ditujukan kepada lelaki
mukmin. Apakah wanita yang beriman kenimatannya lebih sedikit daripada lelaki
mukmin?”
Jawaban :
Tidak bisa disangsikan bahwa kenikmatan Surga
sifatnya umum untuk laki-laki dan perempuan. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku
tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik
laki-laki ataupun perempuan.” (QS. Ali-Imran : 195)
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik
laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami
berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An-Nahl : 97)
“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik
laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke
dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.” (QS. An-Nisa’ : 124)
“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim,
laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam
keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang
sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang
bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang
memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama)
Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”
(QS. Al-Ahzab : 35)
Allah telah menyebutkan bahwa mereka akan masuk
Surga dalam firman-Nya: “Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang
teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.” (QS. Yasin : 56)
“Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri
kamu digembirakan.” (QS. Az-Zukhruf : 70)
Allah menyebutkan bahwa wanita akan diciptakan
ulang.
“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan
langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.” (QS. Al-Waqi’ah :
35-36)
Maksudnya mengulangi penciptaan wanita-wanita tua
dan menjadikan mereka perawan kembali, yang tua kembali muda. Telah disebutkan
dalam suatu hadits bahwa wanita dunia mempunyai kelebihan atas bidadari karena
ibadah dan ketaatan mereka. Para wanita yang beriman masuk Surga sebagaimana
kaum lelaki. Jika wanita pernah menikah beberapa kali, dan ia masuk Surga
bersama mereka, ia diberi hak untuk memilih salah satu di antara mereka, maka
ia memilih yang paling bagus diantara mereka.
(Dinukil dari Fatawal Mar’ah 1/13, yang dikutip
dalam Al-Fatawa Al-Jami’ah lil Mar’atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia
“Fatwa-fatwa tentang wanita”)
Dari : Ukhtii Husnia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar